Menu Close

RAPAT PEMBAHASAN RAB BETON FABA DAN RAB KONSULTAN PENGAWAS OLEH GENERAL MANAGER PLN UNIT INDUK PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B JEPARA

Pada hari kamis 06/08/2020 Kepala Dinas Pekerjan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Demak (Dinputaru) Drs. Doso Purnomo berserta Kabid Bina Marga Sularno S ST, MT, Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan S Eko Widiantoro ,ST , Kasie Pengendalian dan Pengawasan Jalan dan Jembatan, Tenaga Fungsional Jalan dan Jembatan Indra Susanto, ST menghadiri rapat pembahasan RAB beton FABA dan RAB konsultan pengawas yang dilaksakan di hall rumah makan Maribu Jepara oleh General Manager PLN UIK Tanjung Jati B Jepara. Rapat dipimpin oleh Kepala Deputi Manager PLTU Tanjung Jati B Jepara Drs. Bambang Daryoso.

Tamu undangan yang turut hadir diantaranya :

  1. Profesor Budi Lationo (Peneliti dari DAGO Bandung)
  2. Drs. Wahyudi (Manager PT. Central Java Power)
  3. Drs. Masruh, MM (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup)
  4. Ir. Komron (Kepala Teknik Sipil PT. Central Java Power)
  5. Agus S, SE (Manager Keuangan PLTU Tanjung Jati B Jepara)
  6. Susilo, S.Akt (Auditor PLTU Tanjung Jati B Jepara)
  7. Ir. Sugiyanto (Dekan Fakultas Teknik Undip Semarang)
  8. Komarudin, ST, MT (Dekan UNISNU Semarang)
  9. Basuki Rahmat, SE (Direktur PT. Matsusita)
  10. Ika Rahmawan (PT. Matsusita)
  11. Puguh (PT. Matsusita)
  12. Nugi (PT. Matsusita)

Hasil pembahasan RAB Beton FABA dan RAB Konsultan Pengawas sebagai berikut :

  1. Uji coba jalan beton di Desa Berahan Kecamatan Wedung harus memenuhi standar perencanaan geometrik. Dalam hal ini di dasarkan pada :
  • Peraturan Pemerintah RI nomor 43 tahin 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan.
  • Direktorat Jenderal Bina Marga 13/1970 tentang Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya.
  • Direktorat Jenderal Bina Marga 038/BM/1997 tentang Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota
  • Direktorat Jenderal Bina Marga, 1992 tentang Standard Perencanaan Geometrik untuk Jalan Perkotaan.
  • SubDit Perencanaan Teknik, Direktorat Jenderal Bina Marga, 1990 tentang Spesifikasi Standard untuk Perencanaan Geometrik Jalan Luar Kota,
  1. Pedoman yang menjadi dasar – dasar ketentuan perencanaan perkerasan jalan adalah yang pertama yaitu analisis mengenai kekuatan tanah dasar dan lapis pondasi, kedua yaitu perhitungan beban dan komposisi lalu lintas, dan yang ketiga yaitu analisis kekuatan beton semen untuk perkerasan jalan.
  2. Untuk memperoleh efesiensi tebal dan efesiensi anggaran dalam spesifikasi teknik dan RAB jalan beton desa berahan di sepakati bahwa hasil analisis menggunakan perencanaan dengan tebal perkerasan jalan menggunakan metode PD T-14 Tahun 2003, sedangkan untuk pembebanan mengacu pada Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 / LHR di bawah standar yang mewakili kondisi jalan di Indonesia.
  3. Metode perencanaan beton FABA Desa Berahan di dasarkan pada :
  • Perkiraan lalu lintas (LHR < 2.000 SMP), umur rencana (MST < 8 ton), dan kekuatan tanah dasar (CBR < 2%).
  • Mutu beton FABA (K-350), kuat lentur (Fs 4,5 Mpa), jenis bahu jalan (K-100), jenis perkerasannya kaku, dan penyaluran beban memakai dowel.
  • Struktur beton tanpa tulangan, panjang pelat 4 – 5 meter.
  1. Jika anjuran kementerian LHK struktur agar menggunakan empat lapis, dengan dasar metode PD T-14 Tahun 2003 maka sepakat menggunakan tiga lapis yaitu lapis bawah menggunakan tanah dasar distabilisasi FABA (CBR 45%), kemudian pondasi bawah beton FABA (K – 100, tebal 15 cm), dan paling atas Perkerasan Beton FABA (K-350, tebal 22 cm).
  2. Penyusunan RAB fisik untuk uji coba beton FABA sudah disepakati menggunakan dasar hps kabupaten demak tahun 2020 dan sudah memperhatikan biaya uji kualitas hasil pekerjaan dengan nilai sebesar ….. untuk volume panjang 100 m, lebar jalan 6,00 m, tebal perkerasan 0,22 m tanpa menggunakan tulangan pembesian. untuk RAB Pengawasan menyesuaikan perjanjian kerjasama antara PLTU Tanjung Jati B dan Universitas Diponegoro Semarang.
  3. Pelaksanaan uji coba beton FABA untuk jalan Desa Berahan Kecamatan Wedung, backup dana sepenuhnya menggunakan anggaran dari PLTU TJB Jepara, untuk pelaksanaan pengadaan barang jasa mengacu pada Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0527.K/DIR/2014 tentang Perubahan atas Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0620.K/DIR/2013 tentang Pedoman Umum Pengadaan Barang/Jasa PT PLN (Persero) dan Edaran Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0003.E/DIR/2014 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Barang /Jasa PT PLN (Persero).

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *