Menu Close

Skenario Penyediaan Air Baku di Kabupaten Demak

Di Jawa Tengah terdapat 128 Daerah Aliran Sungai dengan potensi sumber daya air mencapai 65,812 x 10^9 m3/th, sedang kebutuhan air baku untuk pertanian, industri, dsb mencapai 12,786 x 10^9 m3/th yang dikelola dengan 39 waduk, 172 embung/waduk lapangan, dan 3.381 bendung.  Masih terdapat 52,34 x 10^9 m3/th atau sekitar 80% sisa potensi pola air yang belum terkendali yang terbuang ke laut sebagi banjir. Sehingga menurutnya, perlu pengelolaan sistem drainase yang baik dengan menambah tampungan artificial seperti waduk, embung, dsb. 

Demikian antara lain, materi yang dipaparkan oleh Siswo Subagyo, ST, MT, Kasi Operasional dan Pemeliharaan Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah pada Rapat Koordinasi Sinergitas Pembangunan Infrastruktur: Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman di Jawa Tengah tanggal 24-25 Juli 2019 di Hotel Swiss-Bilinn Saripetojo Solo, Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 437 Surakarta.

//

                Sumber: Dinas PUSDATARU Prov. Jateng; 2019

Secara spesifik pihaknya merencanakan skenario pemenuhan air baku di Kabupaten Demak di antaranya melalui pembangunan Bendungan Jragung yang pada tahun 2019 ini masih tahap pembebasan lahan, optimalisasi Bendung Karet Wonokerto, Bendungan Dolok, pembuatan kolam retensi banjir/polder tol dan tanggul laut Semarang-Demak. (am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *