Skip to content

Pemkab Demak Bahas Delineasi Wilayah dan Isu Pembangunan Berkelanjutan dalam Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sayung

  • by

Pemerintah Kabupaten Demak melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Sayung pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bantuan Teknis Penyusunan RDTR dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Fokus pembahasan mengangkat agenda penyepakatan delineasi wilayah perencanaan serta penjaringan isu kewilayahan dan isu pembangunan berkelanjutan dalam penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sayung.

Pembahasan mengenai delineasi wilayah perencanaan menjadi bagian penting dalam proses penyusunan RDTR, khususnya untuk menyepakati batas wilayah yang menjadi cakupan perencanaan. Selain itu, kegiatan juga diarahkan pada penjaringan berbagai isu kewilayahan dan isu pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen RDTR Kawasan Perkotaan Sayung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menerangkan bahwa kondisi di Kecamatan Sayung dihadapkan pada tantangan ekologis dan kewilayahan yang sangat kompleks dan nyata. Isu degradasi lingkungan pesisir berupa abrasi, intrusi air laut, genangan banjir rob yang semakin meluas dari tahun ke tahun, serta fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) menjadi PR besar bersama.

“ Oleh karena itu, kebutuhan akan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang matang, terencana, dan tangguh terhadap bencana (resilient) sangat mendesak. RDTR dan KLHS yang kita susun hari ini bukan hanya sekadar dokumen teknis administratif, tetapi harus mampu merumuskan strategi adaptasi dan mitigasi lingkungan.” Imbuhnya.

Melalui kegiatan FGD ini, Pemerintah Kabupaten Demak bersama pihak-pihak terkait melakukan pembahasan terhadap aspek wilayah perencanaan serta isu-isu yang perlu menjadi perhatian dalam proses penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sayung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *