Skip to content

Progres Pembangunan Jembatan Babalan Wedung Demak Capai 32,89%, Pekerjaan Lebih Cepat Dari Jadwal

  • by

DEMAK – Pembangunan Jembatan Babalan di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak tepatnya di ruang menco – tedunan terus dikebut. Jembatan yang menjadi akses vital penghubung antar desa di jalur alternatif Demak – Jepara via Pantura Wedung ini menunjukkan progres positif dan bahkan mendahului target rencana. Proyek ini menggantikan jembatan tua Babalan yang selama ini dikeluhkan warga karena sempit dan sudah berusia lebih dari 10 tahun. Jembatan lama tersebut selama ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat secara bergantian. Dengan pembangunan baru, akses Demak–Jepara diharapkan bakal lebih lancar.

Berdasarkan laporan dari konsultan pengawas (Sigit Santoso Nugroho / CV. Purusara Teknik) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Demak yang terus memantau dan memberikan arahan teknis di lapangan, di laporkan bahwa proyek Pembangunan Jembatan Babalan Kec. Wedung , Nilai Kontrak sebesar Rp. 9.813.070.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Demak pada Tahun Anggaran 2026 dengan waktu pelaksanaan 150 Hari Kalender (23 Juli 2025 – 19 Desember 2025) dan Pelaksana : CV. Mulyo Joyo Berkah, Demak realisasi sudah mencapai 32,89%.
periode Minggu ke-10 (21 s/d 27 September 2025), progres pekerjaan tercatat sebagai berikut :

  1. Bobot Realisasi Tercapai: 32,89% ◦ Minggu lalu: 24,345% ◦ Minggu ini : 8,546%
  2. Bobot Rencana: 29,09% • Deviasi: +3,79% mendahuli jadwal (lebih cepat dari target)
  3. Deviasi positif ini menunjukkan pekerjaan di lapangan berjalan lebih cepat dari kurva S yang direncanakan.

Untuk Divisi 7 (Pekerjaan Struktur) yang menjadi porsi terbesar dengan bobot 93,4% dari total proyek, beberapa item pekerjaan utama telah rampung 100%. Tiang Pancang Beton Bertulang 400mm x 400mm Penyediaan (supplai) 768 m1 dan Pemancangan (instalasi) 768 m1 – selesai 100%. Pembongkaran Pasangan Batu 30 m3 dan Pembongkaran Beton 82,82 m3 – selesai 100%. Dinding Turap Beton Pratekan: dari total 2.803,5 m2, telah terpasang 990 m2 (35,3%) dengan bobot 19,06%. Baja Tulangan Sirip BjTS 420 : dari 25.698 kg, telah terpasang 15.084 kg (58,7%). Struktur Jembatan Baja Non Standar bentang khusus (penyediaan dan pemasangan 33.645 kg) akan menjadi tahap selanjutnya setelah pekerjaan fondasi selesai.
Sedangkan pekerjaan Divisi 1 Umum (mobilisasi alat berat seperti excavator, crane on track 35-100 Ton, pile driver, dump truck tronton, concrete pump) telah tuntas 50% per alat, mendukung percepatan pemancangan.

Pihak pelaksana CV. Mulyo Joyo Berkah menargetkan pekerjaan struktur atas baja dapat dimulai pada Oktober, sehingga jembatan bisa difungsikan sesuai jadwal Desember 2025. Jika sesuai rencana, lebar jembatan baru nantinya akan 6 meter sehingga kendaraan roda empat bisa bersimpangan tanpa harus antre, seperti pada proyek jembatan Babalan-Kutuk di Kudus sebelumnya yang dilebarkan dari 4 meter menjadi 6 meter.
Warga Desa Babalan menyambut baik pembangunan ini. Jembatan Babalan merupakan jalur strategis dan ekonomi warga pesisir Wedung, sekaligus akses penghubung hasil tambak garam dan industri rumah tangga di wilayah Babalan, Mutih Kulon, dan Tedunan. Dengan progres yang masih mendahului jadwal, diharapkan pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Wedung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *