Lompat ke konten

DIALOG GUBERNUR DENGAN BUPATI/WALIKOTA DI WILAYAH PENGEMBANGAN PETANGLONG DAN KEDUNGSEPUR

Pekalongan – Setelah dua tahun tidak digelar karena pandemi, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengadakan Musrenbang Wilayah yang digelar di Pendopo Kabupaten Pekalongan Selasa (19/4/2022).

Dalam acara Dialog Gubernur dengan Bupati/Walikota dengan tema “Sinergitas Kebijakan dan Gotong Royong dalam Upaya menghadapi Tantangan Pembangunan Jawa Tengah”, Kepala Dinputaru Akhmad Sugiharto hadir mendampingi Bupati Demak Eisti’anah beserta Pj. Sekda Eko Pringgolaksito,kepala Bappelitbangda,Dinas Sosial P2PA,Dinnakerind,Dindagkop UKM,dan Dinkes. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kab/Kota eks Karesidenan Semarang, yakni Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Purwodadi dan Kota Semarang) dan eks karisidenan Pekalongan, yaitu Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan).

Saat Musrenbang ini saya minta fokus pada dua hal, yakni peningkatan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan,” kata Ganjar. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar Bupati dan Walikota di wilayah kerjanya bisa menangkap peluang konsumsi yang tinggi di kalangan masyarakat menjelang Lebaran ini, karena para karyawan swasta dan PNS serta TNI Polri akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR).

Usai mendengarkan paparan Bupati Demak Eisti’anah Gubernur Ganjar Pranowo sempat bertanya kepada Eisti’anah, tentang bagaimana upaya dan inovasi Pemkab Demak untuk mengembalikan kondisi ekonomi daerah setelah dua tahun diterpa pandemi Covid-19. Kemudian bagaimana cara meningkatkan ekonomi atau mengembalikan kondisi ekonomi dengan kekuatan lokal yang ada di Kabupaten Demak, termasuk inovasinya dan bagaimana cara menurunkan kemiskinan. Apa ide-ide dari Kabupaten Demak,” tanya Ganjar. 

 

Sebelumnya, dalam paparannya Bupati Eisti’anah menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Demak pada tahun 2021 yakni 2,62%. Pada Tahun 2020, pertumbuhan ekonomi – (minus) 0,23%. Sementara itu, angka Kemiskinan Kabupaten Demak tahun 2021 yaitu 12,92% dan Tingkat Pengangguran Terbuka 5,28% (Tahun 2020 7,31%).

Upaya pemulihan ekonomi diantaranya dengan meningkatkan investasi,pembentukan klaster UMKM,gerakan “one village one product”,pengembangan ekonomi kreatif,pelatihan ketrampilan bantuan stimulan dan pendampingan jaringan pemasaran,pelatihan start up wirausaha muda,dan kemudahan perizinan mikro usaha. Kemudian upaya untuk penanggulangan kemiskinan adalah dengan BPJS Tenaga Kerja Rentan,beasiswa miskin daerah (BASIMDA),bantuan sosial untuk RTM/Difabel/Lansia,bina kelompok petani/nelayan (PKE wilayah pesisir),Bantuan RTLH,dan penyediaan air minum dan sanitasi untuk MBR.

Serta upaya penanganan pengangguran yaitu dengan memberikan pelatihan ketrampilan dan sertifikasi bagi pencari kerja, pemagangan dan penyaluran tenaga kerja baru,bursakerja (job fair) dan informasi pasar kerja on-line,bina kelompok petani/nelayan dan padat karya.

Dalam kegiatan Dialog dengan Gubernur di Pendopo Bupati Pekalongan digelar pameran produk unggulan Kabupaten Pekalongan mulai produk makanan, minuman, kopi, teh, produk kerajinan tangan dan tekstil serta batik khas Kabupaten Pekalongan, yang sudah merambah ke pasar ekspor.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *