
Pemerintah Kabupaten Demak terus berupaya mengatasi permasalahan yang tengah terjadi di pesisir laut diantaranya abrasi dan rob di sayung dan wilayah sekitarnya. Dalam kegiatan hari ini Sabtu – 14/5/2022 Kolaborasi dengan stake holder Dinas Lingkungan Hidup,Dinputaru,PLN,Oisca,dan Kepala Desa Timbulsloko melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak empat ribu lima ratus dengan di bantu warga dukuh Wonorejo Desa Timbulsloko dan Komunitas Pegiat Lingkungan. Kepala Dinputaru Bapak Akhmad Sugiharto, S.T.,MT juga ikut terjun dalam penanaman bibit mangrove ini, dibantu para staf semua ikut aksi dengan bergotong-royong melangsir bibit ke lokasi yang akan di tanami bibit mangrove dengan menggunakan perahu dan blong yang di belah menjadi dua bagian.

Dengan membagi tugas ada yang menali bibit mangrove dengan sebatang bambu untuk tumpuan di tanah supaya tidak mudah roboh di terjang ombak dan ada yang turun ke pesisir pantai untuk menanam dan menata jarak tiap bibit mangrove (1meter) supaya mangrove dapat tumbuh subur dengan baik.

Menurut Ibu Rudatin Suryandari, S.T., M.Si Selain untuk pemecah ombak dan menahan abrasi tujuan dari penanaman mangrove ini adalah untuk mengembaikan kondisi ekosistem,biota di laut juga akan tumbuh di situ dan dapat menumbuhkan nilai ekonomi para nelayan dan mayarakat di sekitar.” Mari besama-sama menjaga alam agar alam menjaga kita ” imbuhnya…
Salah satu anggota pegiat lingkungan Shodik dari Forum Demak Hijau menuturkan diri nya sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan penanaman bibit mangrove ini , menurutnya semakin banyak kita menanam maka akan semakin banyak pula manfaat yang akan kita dapatkan tak hanya membantu di sisi sosial namun juga menumbuhkan rasa peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.



