Lompat ke konten

Tingkatkan Kualitas SDM di Bidang Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak Ikuti Linkage Tailor Made Course

  • oleh

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak, melalui Bidang Tata Ruang dan Pertanahan mengikuti kegiatan Linkage Tailor Made Course dengan tema Smart Land Management and Spatial Planning pada 27 dan 28 November 2023 yang berlangsung di Gumaya Tower Hotel, Semarang.

Kegiatan yang diadakan Dirjen Tata Ruang (DJTR) ini bertujuan sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tata ruang. Selain dihadiri Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak, kegiatan ini juga diikuti oleh pegawai Kementrian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional, OPD terkait dan civitas akademisi.

Narasumber yang hadir di antaranya adalah Farid Hidayat, S.T., M.T. (Sekretaris Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional), Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro), Regina Suryadjaja (Universitas Tarumanagara), Dr. Holi Bina Wijaya (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro) dan Iwan Rudiarto (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro).

Kegiatan ini disambung dengan Kuliah Umum bertema “Multiple Perspectives for smart, adaptive and resilient spatial planning” yang diisi oleh pemateri dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro pada tanggal 29 November 2023.

Farid Hidayat dalam kesempatan ini menekankan tujuan utama diadakannya penataan ruang. “Tujuan penataan ruang yaitu mewujudkan keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan, mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan sumber daya manusia, serta mewujudkan perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang.”

Lebih lanjut ia menerangkan, bahwa pembangunan berkelanjutan dan inklusif tidak hanya mendukung peluang ekonomi baru tetapi juga memastikan akses yang sama terhadap kesempatan yang diciptakan untuk semua lapisan masyarakat.

Kemudian dalam sesi terpisah, Wiwandari Handayani menyoal tantangan global dalam bidang penataan ruang, yaitu perubahan iklim. “Untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan, kita perlu mengambil tindakan terintegrasi dalam vitigasi perubahan iklim dan adaptasi perubahan iklim.” Ungkapnya.

@Bidang TRP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *