Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Kabupaten Demak pada Selasa, 20 Februari 2024 meninjau beberapa titik tanggul jebol yang mengakibatkan banjir bandang beberapa waktu lalu. Monitoring yang dilakukan secara bertahap ini bertujuan untuk mengetahui dan mengupdate sejauh mana progres penanganan yang telah dijalankan.
Bersama tim yang terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Demak, monitoring dilakukan dengan cara pengamatan langsung dan pengambilan video drone menyisir lokasi tanggul jebol.
Plt. Kepala Dinputaru Demak, Rudatin Suryandari, ST., MT, menyampaikan, melalui kegiatan monitoring ini dirinya berharap agar proses penanganan berjalan dengan baik dan bisa segera selesai. Ia juga menyebut beberapa tanggul yang ditinjau dan tanggul mana saja yang masih dalam pengerjaan.
“Hari ini kami mengadakan monitoring ke tanggul-tanggul yang jebol, mulai dari Tanggul Tersier Kiri Desa Wilalung Kecamatan Gajah, Tanggul Tersier Desa Ngemplik Wetan Kecamatan Karanganyar dan Tanggul Bangunan Kelambu Kiri 16 (BKKi 16) Desa Ketanjung Kecamatan Karanganyar. Di BKKi 16 ini ada 6 titik yang jebol dan masih dalam proses pengerjaan BBWS.” Jelasnya.
Kegiatan monitoring yang melibatkan tiga Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) ini akan terus dilakukan sampai penanganan selesai disamping juga Dinputaru memiliki kegiatan rutin meninjau ke lapangan secara mandiri.




